Kamis, 26 Januari 2017

Pesona Aceh, Pemenang World’s Best Halal Cultural Destination 2016

disbudpar.acehprov.go.id
Masyarakat Indonesia khususnya Aceh, mendapat kabar bahagia dari ajang Penghargaan Wisata Halal Dunia yang diselenggarakan International Travel Week Abu Dhabi. Aceh yang menjadi salah satu perwakilan Indonesia berhasil menjadi pemenang di kategori World’s Best Halal Cultural Destination (Wisata Budaya Halal Terbaik Dunia). Selain itu, Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh juga berhasil memenangkan kategori sebagai World’s Best Airport for Halal Travellers (Bandara Ramah Wisatawan Muslim Dunia).

Provinsi yang berjuluk Serambi Mekah ini memang dikenal sebagai provinsi yang mempunyai akar tradisi Islam yang kuat dalam aspek kehidupan masyarakatnya. Faktor tersebut yang mendorong bangkitnya Industri Pariwisata halal Aceh pasca konflik politis berkepanjangan serta musibah Tsunami pada 2004 lalu. Nah, apa saja sih pesona wisata yang membuat Aceh menyandang gelar Wisata Budaya Halal Terbaik Dunia.

Kebudayaan Aceh Yang Mengakar Pada Syariat Islam

Aceh diyakini sebagai tempat awal mula penyebaran agama Islam di Indonesia yang dibawa oleh para pedagang Arab. Dengan mayoritas penduduknya yang beragama Islam, sudah pasti tradisi yang berlaku di masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip halal.
www.safariku.com
Pemberlakukan hukum syariah di Aceh juga sejalan dengan upaya untuk menjalankan industri pariwisata yang bebasis halal. Seperti hotel halal, makanan halal dan paket wisata halal. Walau ditujukan untuk menggaet turis muslim, wisata halal juga bisa dinikmati turis non-muslim, karena mereka pun bisa menikmati makanan halal, hotel halal, dan paket wisata halal tersebut.

Program Sertifikasi Halal di Segala Aspek Wisata Aceh

Untuk menjadikan Aceh menjadi destinasi wisata halal kelas dunia, pemerintah Aceh sedang menggencarkan sertifikasi halal bagi para pelaku wisata. Labelisasi halal itu ditujukan bagi pelaku usaha restoran, produk, hotel, dan agen travel. 

Dengan dicanangkannya program ini diharapkan pariwisata Aceh bisa menjamin kenyamanan dan keamanan kepada wisatawan, khususnya wisatawan Muslim saat berwisata di Aceh. Wisatawan pun bisa nyaman beribadah sambil menikmati segala keindahan alam dan budaya melalui pelayanan maksimal berbasis syariah.
Selain itu pemerintah juga mempersiapkan kompetensi SDM pelaku pariwisata di Aceh agar bisa mengelola dan memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan saat berkunjung. Pelatihan kompetensi meliputi pelatihan guide, pengelolaan Hotel, pelaku wisata alam atau adventure, diving, snorkling, dan sebagainya.
Branding Wisata Halal “The Light of Aceh

Menyiapkan sertifikasi halal dan SDM saja tidak cukup untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, dibutuhkan promosi yang baik untuk memberi citra positif pada pariwisata Aceh. Dikutip dari laman Dinas Budaya dan Pariwisata Aceh (http://disbudpar.acehprov.go.id/), dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan melalui semangat wisata halal, perlu dilakukan berbagai kegiatan promosi bersifat masif dan targeted.
 Maka dari itu, Pemerintah Aceh memperkenalkan branding baru Aceh dengan taglinenya “The Light of Aceh” atau “Cahaya Aceh” yang merefleksikan spirit bagi seluruh masyarakat yang disatukan melalui Syariat Islam yang Rahmatan lil ‘alamiin sebagai cahaya benderang yang mengajak pada nilai-nilai kebaikan, kemajuan dan kemakmuran.

Daya Tarik Kesenian dan Budaya Aceh

kesenian tari Rapai geleng Aceh (goaceh.com)
Siapa yang tak kenal tari Saman Aceh atau tari Seudati yang bernafaskan nilai-nilai budaya Islam. Kekayaan seni dan budaya Aceh yang tersohor hingga ke mancanegara itu akan menjadikan magnet untuk mendatangkan wisatawan. 
Menurut Reza Fahlevi Kepala Disbudpar Aceh, Aceh memiliki banyak hal yang layak dinikmati dan diapresiasi oleh para pelancong. Di Aceh juga terdapat 1.146 sanggar kesenian yang para senimannya siap menampilkan berbagai atraksi kesenian Aceh di dalam dan luar negeri. Di Aceh saat ini tercatat 8.214 orang seniman/budayawan yang menjadi pelaku, promotor, dan penjaga benteng budaya Aceh. (sumber: goaceh.co)
Baca juga cerita saya menyusuri Aceh Selatan 
Selain atraksi seninya, Aceh terkenal dengan wisata bangunan bersejarah, seperti salah satu ikon wisatanya Masjid Raya Baiturrahman, ada juga situs tsunami yang tak dimiliki oleh daerah lain.

Kekayaan Wisata Alam Yang Tak Terbatas


air terjun di aceh selatan (www.safariku.com)
Bicara tentang wisata alam Aceh pasti akan langsung teringat dengan keindahan pantai di wilayah Sabang. Ya, Aceh memang memiliki banyak pantai yang menawarkan keindahan masing-masing, mulai dari snorkeling dan diving di Pulau Weh, hingga menikmati pantai-pantai cantik di wialayah Aceh Besar. Tak hanya wisata pantai, Aceh juga menawarkan wisata petualangan melalui Taman Nasional Gunung Leuser, disana terdapat juga Bukit Lawang, tempat konservasi Orang Utan yang terkenal itu.


Jadi, tak heran kan Aceh terpilih jadi destinasi wisata budaya halal terbaik di dunia. Selamat berwisata ke Aceh
  1. Aceh serambi Mekkah, Aceh dengan pesona pariwisata halalnya. Semoga upaya rebranding ini dapat didukung oleh segenap stakeholder di segala lini, Aceh aman makmur sentosa, pesonanya tersaji ke seantero warga dunia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. amien... semoga bisa terus lebih baik ya

      Hapus
  2. Selamat yaaaa, aceh akhir nya menggondol juara :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini juga berkat dikau kak.. jadi aceh semakin dikenal :)

      Hapus
  3. Kalau tidak salah Nusa tenggara Timus atau Lombok juga termaksuk salah satu tempat kunjungan wisata halal indternasional juga. Kalau aceh memang pantas. Lihat kepulauan dan pantainya keren-keren.

    BalasHapus

Start typing and press Enter to search