Dari Desa Lubok Sampai ke Desa Atong Aceh Besar, Menanti Petani Tersenyum

wisata halal aceh

Subuh masih, adzan dalam remang fajar masih bersahut-sahutan. Mata dan kepala saya masih berat untuk diajak berteman. Semalaman, harus bergadang. Bukan, karena malam tahun baru. Tapi lebih karena keadaan yang mengharuskan.

“Bang, pagi ini kita ke desa wisata lubok yoks?” sebuah sms masuk. Terbaca dari seorang sahabat yang mengisiasi terbentuknya blog safariku.com. Subuh, tidur kurang, masih tahun baru, dan sebuah teknologi awal 2000an. Ini kawan maunya apa ya? Di kala orang lain sudah memakai aplikasi canggih, dia masih tetap gayanya yang tak jelas. Tapi, ide yang dilontarkan olehnya, menarik.

Tsunami Aceh Karena Dosa Orang Aceh? Bisa Jadi!

Museum tsunami banda Aceh
Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan [tidak pula] pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab [Lauh Mahfuzh] sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah "
Tsunami, begitu banyak luka. Begitu banyak pilu, begitu melegenda! Dan tsunami, menjadi sebuah alibi untuk mentenarkan sebuah provinsi yang berkecamuk dengan konflik bertahun-tahun. bila saya menceritakan kepiluan tsunami, bisa beratus lembar halaman pun belum tentu selesai.
Sampai akhirnya, setelah hampir 12 tahun, seorang Ustad yang bergelar Doktor mengatakan kalau Aceh Berhak kena Tsunami karena Dosanya! Tiba-tiba pilu yang belum hilang itu kembali di angkat sempurna dengan pernyataan semberono oleh DR Khalid Basalamah yang juga berasal dari tanah mayoritas Islam

15 Hotel Murah di Banda Aceh; Cocok Untuk Backpacker

15 Hotel Murah di Banda Aceh; Cocok Untuk Backpacker
Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh (www.arieyamani.blogspot.com) 

Mencari hotel/hostel/penginapan murah di kota terujung pulau Sumatra menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi siapapun yang baru pertama kalinya menjejakkan kakinya ke Banda Aceh. Beruntungnya, semenjak berakhirnya masa rehap-rekon Tsunami 2004 lalu, jumlah wisatawan semakin meningkat. Kota Banda Aceh pun berbenah. Mulai dari memacu pertumbuhan hotel berbintang, sampai menyediakan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.

Lantas, bagaimana bila ada yang ingin backpackeran ke Banda Aceh atau sekitarnya? Di mana kalian bisa mencari kamar yang murah meriah dan tentunya dengan fasilitas yang layak. Memang, di Aceh belum ada capsul hostel seperti di jepang ataupun di Jakarta. Akan tetapi, ternyata, cukup banyak penginapan murah yang tersebar di sekeliling kota. Mulai dari pinggir kota sampai di pusat bisnis kota Banda Aceh.

Berikut adalah 15 Hotel Murah di Banda Aceh yang cocok untuk backpacker;

Hotel Raya Taman Sari Jalan T. Ujong Rimba No.30 Banda Aceh
Telp. (0651) 21427
Tipe kamar standard (Rp 60.000)
Tipe kamar ekonomi (Rp 70.000)
Tipe kamar deluxe (Rp 185.000)
Kapasitas 18 kamar

Hotel Aceh Barat Jalan Khairil Anwar No. 16 Peunayong, Banda Aceh
Telp. (0651) 23250
Tipe kamar VIP (Rp 225.000)
Tipe kamar standar (Rp 115.000)
Tipe kamar ekonomi (Rp 65.000 – Rp 75.000)
Kapasitas 27 kamar

15 Hotel Murah di Banda Aceh; Cocok Untuk Backpacker
Losmen Palembang Banda Aceh ( foto by verryandrefabiani.wordpress(com) ) 

Losmen Palembang Jalan Khairil Anwar No 57-59 Gp. Peunayong, Banda Aceh
Telp. (0651) 22044
Tipe kamar kelas A (Rp 200.000)
Tipe kamar kelas B (Rp. 160.000)
Tipe kamar kelas C (Rp. 120.000)
Tipe kamar kelas D (Rp 100.000)
Tipe kamar kelas E (Rp 70.000)
Kapasitas 29 kamar

Wisma Bintara Pineueng Jalan Bintara Pineueng No. 19, Banda Aceh
Telp. (0651) 7412229
Tipe kamar tipe A Rp 200.000
Tipe kamar tipe B Rp 160.000
Tipe kamar tipe C Rp 120.000
Tipe kamar tipe D Rp 100.000
Tipe kamar tipe E Rp 70.000

Hotel Nuri Jalan SM Raja Gp. Mulia Kec. Kuta Alam Banda Aceh
Telp (0651) 31782
Tipe kamar deluxe room (Rp 100.000 – Rp 120.000)
Tipe kamar superior room (Rp 80.000 – Rp 110.000)
Tipe kamar superior big room (Rp 150.000)
Kapasitas 17 kamar

15 Hotel Murah di Banda Aceh; Cocok Untuk Backpacker
hotel Anggrek Banda Aceh foto by google 

Hotel Anggrek Jalan P. Nyak Makam No. 31-32 Banda Aceh
(0651) 7551549
Tipe kamar deluxe room (Rp 200.000 – Rp 250.000)
Tipe kamar superior (Rp 175.000)
Tipe kamar standard room (Rp 100.000 – Rp 125.000)

Wisma Sudirman Jalan Jend. Sudirman 1 Gp. Geuceu Iniem Kec. Banda Raya Kota Banda Aceh
Telp. (0651) 43586
Tipe kamar family room (Rp. 275.000)
Tipe kamar deluxe room ( Rp. 185.000)
Tipe kamar standard room (Rp. 105.000)

Wisma Mentari Jalan Tgk . Daud Bereueh Banda Aceh
Tlp. (0651) 7551174
Tipe kamar standard room (Rp 100.000 – Rp 300.000)

15 Hotel Murah di Banda Aceh; Cocok Untuk Backpacker
Wisma Tsacita Banda Aceh foto by wisma tsacita 

Wisma Tsacita Jalan Hotel Sultan No 4 Peunayong- Banda Aceh
Tlp 0822-7633-9091
Email : wisma.tsacita@gmail.com
Tarif Kamar : starting from Rp 120.000 sampai dengan Rp 160.000

Wisma Nusa Cendana Jalan ST. Iskandar Muda No. 36 Punge Jurong Banda Aceh
Tipe kamar standard room (Rp 125.000 – Rp 225.000)
Tipe kamar superior room (Rp 100.000 – Rp 350.000)
Kapasitas 11 kamar

Hotel Lauser Agara Jalan Sisingamaraja No. 188 Banda Aceh
(0651) 7400991
Tipe kamar deluxe (Rp 150.000)
Tipe kamar standart (Rp 100.000)

Wisma Lampriek Jalan Tgk. Daud Bereueh No. 155 Banda Aceh
(0651) 23995
Tipe kamar standard room (Rp 150.000 – Rp 190.000)
Kapasitas 17 kamar

Wisma Rita Jalan Hasan Saleh lr. Bahagia No. 46 B Neusu Jaya Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh
Telp. (0651) 637277
Tipe kamar I (Rp. 250.000)
Tipe kamar II (Rp. 200.000)
Tipe kamar III-VI (Rp. 150.000)
Kapasitas 6 kamar

15 Hotel Murah di Banda Aceh; Cocok Untuk Backpacker
sumber foto : indonesia.is 

Hotel Kuta Alam Jalan Mayjen T. Hamzah Bendahara, Banda Aceh
Telp (0651) 21149
Tipe kamar standar (Rp 150.000 – Rp 250.000)
Kapasitas 32 kamar

Wisma Permata Hati Jalan T. Hamzah Bendahara No. 11 Kuta Alam, Banda Aceh
Telp. (0651) 28163
Tipe kamar standard A (Rp 225.000)
Tipe kamar standard B (Rp. 150.000)
Kapasitas 12 kamar


Ah iya, hampir saja kelupaan. Sebagai catatan yang harus di ingat adalah; Anda Dilarang Menginap Berdua Bagi Yang Bukan Muhrim Ya! Bila tetap membandel? Resiko ditanggung penumpang ya..

NB : data di dapat dari berbagai sumber. Silahkan cek dan ricek sebelum memesan kamar. Fasilitas, dan segala hal yang anda butuhkan.

Mau Jalan-Jalan Murah ke Aceh? ini Dia Caranya!

Mau Jalan-Jalan Murah ke Aceh? ini Dia Caranya!
sunset di aceh selatan
Jujur, sebenarnya gaya hidup Travelling Backpaker-an ini,  adalah sebuah gaya hidup yang menurut saya, sedikit aneh. Jalan-jalan keluar negeri, tapi pengen murah punya barang. Pengen keliling Aceh tapi kalau bisa tidurnya gratisan. Nyari tebengan sana-sini, mulai dari masjid sampai wc umum. idih.. Ada yang lebih aneh lagi, setahu saya, harga tiket pesawat itu jauh lebih mahal dari satu piring nasi Padang yang ada di pasar kaget. Tapi, mengapa engkau lebih memilih makan di tempat makan yang harganya sedikit mencerminkan kesedihan dalam hidupmu?
Mungkin, ya mungkin loh ya.

Sifat traveler di negeri ini ataupun dari luar negeri itu, terinspirasi dari sebuah lagu anak-anak yang berjudul “Naik Kereta Api”. Saya, harus setuju dengan bang Mongol Stres. Ini lagu aneh bin ajaib. Masa, naik kereta dari Bandung sampai ke Surabaya naik percuma? Apa ini tidak gila namanya? Perjalanan kereta api dari Bandung-Surabaya itu 12 jam loh! Pergi pagi sampai di Surabaya malam, harga tiket paling murah, 380 ribu rupiah, dan kalian minta percuma? #tepokjidat.

**Naik kereta api ... tut ... tut ... tut
Siapa hendak turut
Ke Bandung ... Surabaya
Bolehlah naik dengan percuma
Ayo temanku lekas naik**

Kita tahu, ada dua provinsi di Indonesia ini yang terpatri sebagai daerah Termahal Di Indonesia. Aceh dan Papua.  Karena, dua-duanya terletak di ujung negeri. Dan, dua-duanya punya keindahan yang luar biasa.  Ok, ini adalah tips Jalan-jalan murah ke Aceh
  • Beli Tiket  dari Malaysia!
Iya, saya tidak bohong. Seperti guru TK membohongi saya dengan mengatakan kalau balonku itu ada lima tapi ketika di hitung warnanya jadi enam. Tidak percaya? Merah, kuning, Kelabu, merah muda dan biru. Yang meletus? Hijau? Ada berapa? Kembali perihal harga tiket. Air Asia, ada masuk ke Aceh. tapi tidak dari medan, melainkan dari Kuala Lumpur, bro. jadi bisa bayangkan jika perusahaan milik si Toni ini lagi promo hot seat yang nol rupiah. Maka, berapakah harga tiket ke Aceh? #efekUN
Satu lagi, beli tiket pesawat ke Aceh yang tidak direct flight. Karena biasanya, yang direct akan lebih mahal. Kenapa? Karena peminat wisatawan ke Aceh itu bukan karena pengen menikmati cambuk polisi syariat. Tapi tugas kantor. Saran saya, nyari tiket pesawat yang ramai. Semisal dari Batam, atau Medan.  
  • Aceh itu gudangnya Kenduri!
Tahukah kamu kalau kenduri Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aceh itu bisa berlangsung sampai 4 bulan berturut-turut? Dan itu artinya, kalian akan bisa makan besar selama empat bulan. Hanya bermodalkan kain sarung, peci, gula dan roti kabin. Tuan rumah akan menyambut anda bak sodara jauh yang pernah hanyut kala tsunami 2004 lalu.  Jadi kenapa tidak manfaatkan musim Maulid di Aceh jika kalian ingin menghemat uang makan. Modal 5 ribu, bisa makan siang ala  resto all you can eat yang menunya dilihat aja udah bikin kenyang!
 
Mau Jalan-Jalan Murah ke Aceh? ini Dia Caranya!
pemandangan seperti ini akan sering terlihat kalau kalian jeli pas di tempat kenduri di aceh he he
Selain 4 bulan bisa makan gratis dengan melompat dari satu meunasah ke meunasah (mushalla) yang lain, Aceh juga dikenal sebagai gudangnya Kenduri, bro!
Mimpi ketemu almarhum orang tua dengan muka sedikit tak enak, bikin kenduri syukuran. Sunatan, kenduri, isra mi`raj, kenduri. Lahiran, kenduri. Mau tanam padi, kenduri. Mau turun ke laut, kenduri.

Pokoknya, orang Aceh punya banyak alasan untuk membuat kenduri. Ketika hati senang karena dapat uang, orang Aceh bikin kenduri. Ketika hati galau pun dia bikin kenduri. Kenapa? Karena bagi orang Aceh, kenduri adalah sedekah. Satu masalah selesai kan?
  • Makan pagi di warkop, makan malam di bebek Kuntilanak
Sekali makan di Aceh, satu porsi bisa 12-18 ribu. Baru nasi dan lauknya. Sarapan lontong sayur di Banda Aceh, bisa menjadi bencana. Satu porsi pakai telur bulat bisa kena 8-12 ribu. Jadi, kenapa harus di warkop bila sarapan. Pertama, pesan kopi satu gelas (agar perutmu kembung), lalu mintalah dibawakan Bu Prang alias Nasi Perang. Nasi ini, sebungkusnya ada yang 3 ribu rupiah. Mirip nasi kucing, tapi sedikit lebih banyak. Karena perut orang Aceh beda dengan orang Solo. #ehRasisYa?

Mau Jalan-Jalan Murah ke Aceh? ini Dia Caranya!

Makan malam ke bebek kuntilanak, kenapa? Karena kalian biasa makan sepuasnya tapi bayarnya hanya satu porsi saja. Tidak percaya? Di sini ceritanya.
  • Tidur di Hostel Syariah
Bila di Jakarta ada teduh hostel yang ketika tidur kamu bisa saingan suara vespa dengan cewek bule, di Aceh semua itu seolah tak akan mungkin terjadi. Kecuali kucing akhirnya tumbuh tanduk. Aceh, salah satu provinsi di Indonesia yang menganut Islam sebagai salah satu sumber hukumnya disamping UUD 45.  Jadi, tidur di hostel syariah adalah pilihan paling relevan bagi kamu yang ingin mencari kamar murah.

Mau Jalan-Jalan Murah ke Aceh? ini Dia Caranya!

Ada banyak wisma, homestay, dan hostel di seputaran kota Banda Aceh, dan beberapa kota lainnya di Aceh. harganya permalam? Mulai dari 70 ribu rupiah. Kenapa tidak di masjid saja? Karena saya tak ingin masjid-masjid di Aceh bau iler kalian, bro. #peaceMen!
  • Sewa Motor Atau Becak Motor
Bicara akomodasi di Aceh memang sedikit merepotkan. Untuk keliling sabang saja, kalian akan susah menemukan angkutan kota yang available untuk hal tersebut. Pun, di Banda Aceh, Labi-Labi (sebutan angkot di Aceh) mulai terlihat jarang melintas. Tergerus oleh kejamnya uang DP kredit motor.

Busway atau Transkutaraja memang sudah ada di Banda Aceh, tapi armada dan rutenya masih sangat terbatas. Bila dari Peunayong ingin ke Krueng Raya, maka kamu bisa menunggu melebihi lamanya Cinta menanti Rangga. Jadi, solusi yang terbaik adalah sewa sepeda motor. Sehari 100 ribu rupiah. Dan kamu bisa keliling Banda Aceh atau sabang, sesuka hati. Kesasar? Ah itu sudah biasa. Palingan kamu akan nyasar ke ladang ganja.
  • Jangan jalan-jalan di hari libur!
Ini serius. Seserius anda membaca tulisan ini. Kenapa jangan jalan-jalan Aceh kalau hari libur. Karena beberapa biaya akan naik dengan tanpa surat edaran tertulis. Ramainya turis yang ingin berwisata di hari libur akan menyebabkan tempat wisata akan overload. Kamar hotel akan full-book. Kenderaan sewa habis. Mobil rental juga bernasib sama. Jalanan sepi. Semuanya berkumpul di tempat-tempat wisata di Aceh. jadi, ada baiknya kamu ke Aceh di hari workday.

Mau Jalan-Jalan Murah ke Aceh? ini Dia Caranya!
ini yang terjadi bila ke aceh di hari libur :D
  • Terakhir, Cari Teman Orang Aceh Yang Ganteng
Yups, kalian sebisa mungkin carilah teman perjalanan yang berasal dari daerah Aceh. Kebetulan, kebanyakan dari mereka adalah orang-orang ganteng #ehem #benerinPoni. Ibu-ibu jualan jagung bila ketemu dengan pemuda Aceh yang tamfhan, bisa menurunkan harga sampai 20 persen.

Bukan, bukan seganjen itulah si ibu. Tapi lebih kepada rasa kekeluargaan sesama acehnya lah yang membuat harga-harga sedikit wajar dan normal. Bahkan, teman perjalanan dari Aceh ini juga akan berfungsi translater bahasa Aceh ke bahasa Indonesia. Mengingat di beberapa tempat keren di Aceh, banyak penduduknya masih kesulitan berbahasa Indonesia dengan baik.

Mau Jalan-Jalan Murah ke Aceh? ini Dia Caranya!
guide ganteng dari aceh 
Tidak percaya? “Nanti, kalau ketemu jalan yang mereng, qe belok sikit, jangan lasak kali beloknya. Nanti qe sisat.” Kalian paham tidak apa yang dimaksud dari kalimat di atas? Bila tidak, maka kalian memang harus menjadi teman orang Aceh yang gantengnya maksimal.

Semoga, tips tak seberapa ini menjadi referensi kalian untuk menjelajah Aceh suatu hari kelak ya, guys. See you there…


Menjajal Aceh dengan Aplikasi Pesona Indonesia

Teluk jantang, destinasi baru di Aceh sehabis Tsunami Foto by : www.zlvn.net

Sehabis tsunami 2004, Aceh terus berbenah. Menyusun segala sesuatu menyesusaikan dengan perkembangan jaman. Jalanan yang dulu hilang, kini kembali dibangun untuk mendukung moda transportasi lintas darat. Pelabuhan yang rusak dihempas gelombang besar, kini telah dibangun lebih baik lagi. Seiring dengan meredanya konflik antara Aceh-RI, pembangunan sarana dan prasarana di Aceh semakin pesat. Jaringan telekomunikasi terus diperbaiki.

Tujuan Wisata Budaya Di Kota Solo “Keraton Surakarta Hadiningrat”

Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang dapat kamu jadikan tujuan wisata. Kota Solo memiliki kekayaan seni budaya yang unik dengan ciri khas kebudayaan Jawa yang kuat. Kunjungan ke kota tersebut dapat menjadi satu paket kunjungan kamu ke Yogyakarta karena jarak yang tidak begitu jauh.

Salah satu tema wisata yang menarik ketika mengunjungi Solo adalah kunjungan wisata dengan tema budaya, selain itu wisata belanja juga tidak kalah menarik mengingat Solo memiliki banyak produk batik yang khas dan menarik. Salah satu tujuan wisata bertema budaya yang dapat kamu jadikan tujuan kunjungan adalah keraton surakarta di solo yang merupakan bagian penting dari perkembangan budaya masyarakat Jawa di Jawa Tengah.

Ingin Nikahi Gadis Aceh? Jangan jadi Blogger!

Jangan mau jadi Blogger, begini nasibnya kalau sudah nikah
Sudah hampir setahun ini saya sering diragukan keseriusan dalam mengurusi keluarga saya, oleh mertua. Pekerjaan yang tak menentu, pagi-pagi tidur, malam bergadang sampai shubuh. Menantu macam apa saya ini? Pemalas!

Menggigil Di Teduh Hostel Kuta Tua, Jakarta

Eh gila lu Yud, tidur di tempat ginian? Udah lu tidur di sini lagi aja.”

Muka Farid, teman  saya dari jaman ngeblog multiply dulu berubah menjadi serius.  Baginya, walaupun saya pernah tinggal di Jakarta selama 5 tahun ketika kuliah dulu, bukanlah sebuah jaminan kalau saya akan aman di kota besar ini. Ya, saya percaya, segala sesuatu selalu ada “first time”. Kekhawatirannya cukup beralasan. Gambar yang muncul di layar komputer Farid memperlihatkan deretan ruko dengan warna cat yang kusam. Hitam seperti deretan bangunan tak berurus. Dan…

Ya.terkesan sedikit Creepy tapi...(foto by hikayatbanda.com)
Creepy, begitulah kesan awal yang terlihat. Atas dasar itulah Farid, merasa sedikit keberatan. Mungkin dia Lupa, kalau temannya ini, pernah ribut dengan hantu tsunami. Apalagi kalau nanti sampai ribut dengan hantu Belanda dari Kota Tua, mungkin ini akan menjadi sebuah pengalaman menarik lainnya, bukan?

Niat saya bulatkan. Ojek online saya pesan. Saya bersikeras untuk tetap naik ojek dari Perumnas Klender ke Kota Tua. Walaupun Farid berulang-ulang meminta untuk mengantarkan saya ke tempat tujuan.  Saya menolaknya berkali-kali pula. Kapan lagi? Mumpung ada di Jakarta, kan?

*****
much better kan hehehe (foto by hikayatbanda.com)
Mas, ini selimut, lampu usb, dan kunci lokernya.” Pria muda yang menjadi resepsionist sekaligus bell boy melayani saya dengan cukup ramah. Beberapa bule terlihat santai di depan Tv berlayar flat dengan tata ruangan lobby bak sebuah rumah sendiri. Warna hijau muda menghiasi dinding berselang putih tampak begitu rapi dan nyaman. Senyaman dua orang pria asing yang terlihat begitu serius menonton film.

Saya masih terpaku di depan pemuda tadi. Memandangi seluruh isi ruangan lobby hostel. Dan, yang lebih membuat saya bingung lagi adalah tiga benda yang berada di tangan saya sekarang ini. “ ini untuk apa? Saya hanya membatin sendiri.

foto by : teduh-hostel.com
di sini silahkan sesuka hati (foto by hikayatbanda.com)
Sambil berpura-pura mengerti, saya mengikuti pria tadi “mas, ini dapur kita. Silahkan minum kopi dan teh kapanpun Mas mau. Ini Jadwal makan paginya, dan di sini, silahkan mas layani diri sendiri. Anggaplah ini rumah sendiri. Saya hanya mengangguk-angguk. Lalu saya dipaksa untuk mengikutinya naik ke lantai atas.

Satu persatu anak tangga saya tapaki. Naik terus sampai ke lantai tiga, ruko yang disulap menjadi sebuah penginapan. Jujur, kesan creepy yang tadi saya lihat bersama farid di layar PC sama sekali tidak benar! Bangunan samping-samping hostel memang terlihat kusam. Berbeda jauh dengan bangunan Teduh Hostel yang lebih rapi, bersih dan tertata. Pandangan pertama yang terlintas, ini memang benar-benar teduh. Seperti namanya, Teduh Hostel Kota Tua.

Sesampai di kamar, saya semakin termangu dengan tirai yang menjuntai dari langit-langit sampai ke lantai kamar.  Sepertinya, untuk memisahkan ruangan satu dengan lainnya. Tapi, bukan masalah tirainya, yang ingin saya ributkan. Akan tetapi, lebih kepada warnanya. Kenapa harus warna putih sih?

Tempat tidur saya, tidak jauh dari pintu. Ukurannya tidak lebih dari 1 x 2,2 meter. Seperti capsul bed yang saya lihat di acara jalan-jalan ala backpacker di jepang. Setiap penghuni kamar akan disatukan dalam satu ruangan besar lalu tidur di tempat tidur yang di susun lebih menyerupai rak buku. Masing-masing mengambil bagiannya sendiri. Ada yang double caps, ada yang single. Saya kebagian yang single. Dekat pintu, sejajar dengan lorong kamar, dan hanya dibatasi dengan sebuah tirai tidur yang berwarna cream.

Selimut, kunci, dan lampu USB (foto by hikayatbanda.com)
double pod (foto by Teduh-hostel.com)

*****
“hey so hot here?”

Suara seorang wanita bule tiba-tiba terdengar di tengah malam buta. Saya mencoba menyalakan lampu USB, lalu diam tak bergerak. Jangan-jangan…

Tiit..tit..tit..nguuuuu…

Suara air conditioner tiba-tiba mengeras dan kencang. Suhu udara kamar semakin turun. Apa-apaan ini? Ternyata, seorang wanita bule yang tadi baru saja tiba dari entah berantah, menempati  capsul berseberangan dengan capsul saya, keluar dari kotak tidurnya. Dengan ehem pakaian tidur dan ehem celana kancutnya sedang berdiri mengamati AC yang tadi dia turunkan suhunya menjadi semakin dingin.

Kalian tahu bagaimana panasnya Banda Aceh kampung halaman saya? Malam di sana itu suhu normal hanya turun sampai 24 derajat celcius dan saya tidur sudah menggunakan selimut. Lah ini? 16 derajat, dari dua AC ukuran 1 PK sekaligus memenuhi ruangan yang sudah penuh dengan capsul. Dan ini sudah jam 2 pagi waktu Jakarta! Oh Tuhan.. di pagi yang buta ini, saya memang Engkau berikan anugerah yang baru ini saya dapati depan mata. Tapi mengapa harus Engkau uji saya dengan suhu sedingin ini?

Jadilah malam itu, adalah malam terdingin yang pernah saya nikmati. Jaket, celana jeans, kaus kaki, selimut, dan baju dalam dua lapis. Semua itu belum berhasil membuat saya berhenti menggigil sampai shubuh! Saya mengigil sampai pagi!

Di satu sisi, ini adalah sebuah pengalaman yang begitu berharga. Bagi saya, anak kampung, tidur di sebuah hostel yang semua settinggannya lebih ke Backpaker adalah hal baru. Tidur di kasur berbentuk kapsul, kamar mandi yang dipakai bersama-sama dengan bule. Eh, maksud saya kamar mandi yang bisa dipakai siapa saja. Bersih, nyaman, ada rak sepatunya, ada ruangan khusus wastafel, ada ruangan khusus merokok, bisa minum kopi 24 jam gratis (hidup kopi pre!) adalah sebuah kombinasi yang sempurna. Lebih keren lagi, para backpacker asing tak henti-hentinya mereka masuk dan check in di hostel yang “sederhana” ini.
Ketika Pagi  (foto by hikayatband.com) 
dan.. ketika malam hihi(foto by hikayatband.com) 
Tapi, sedikit yang menurut saya kurang “sreg” adalah sarapan paginya. Roti tawar, selai kacang, dan teh atau kopi. Walaaah… ini sih sarapan pagi bule bukan orang melayu macam saya. Tapi, secara keseluruhan, saya harus setuju dengan Trip Advisor yang memberikan nilai 4,5 dan 8,5 dari Agoda.com. Tempat ini memang nyaman, tidak terkesan creepy kecuali tirai putih yang menjuntai itu hehe. Pelayanannya juga ramah.

ini dia sarapan paginya

Sayang, pagi itu saya harus segera meninggalkan Hostel untuk kembali mengejar agenda yang tersisa di Jakarta. Salah satunya? Nonton film di bioskop, hahaha

 &&&

Jalan Pintu Besar Selatan No. 82M Jakarta
021-6900 939

NO Silop area (foto by hikayatbanda.com)
Smoking Area (foto by hikayatbanda.com)
(foto by hikayatbanda.com) 
Lorong kamar mandi (foto by hikayatband.com)
Fun Fact :
  • Hanya 5 Menit bila ingin ke Stasiun Kota Jakarta.
  • Bukan hanya free Wifi, anda juga bisa minum kopi dan the sepanjang hari sampai kembung.
  • Harga kamar mulai dari 9 $ untuk single bed.
  • Walaupun masih berumur hampir 2 tahun, tapi tamunya ruame beud! Dan rata-rata bule bo!
  • Price include Breakfast!
  • Ah, hampir lupa, kalian juga boleh main Play Station sepuas hati