Kamis, 13 April 2017

Indonesia Rasa Luar Negeri, Bali

Indonesia Rasa Luar Negeri, Bali

Berkali-kali saya mengucapkan syukur saat pesawat Boeing ini mendarat di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Mungkin bagi teman-teman yang cukup dana, main ke Bali adalah hal yang membosankan. Tapi tidak bagi saya dan keluarga. Kami, dari Aceh, tinggal pun hanya di kampong. Ke Bali, seolah menjadi sebuah hal yang di luar prediksi.

Bila kebanyakan orang selalu mengatakan akan bulan madu ke Bali, tidak bagi saya dan istri. Saya hanya berani mengajaknya berbulan madu ke pulau Weh, Sabang. Itupun karena pulau ini cukup dekat dengan kota Banda Aceh, hanya 45 menit penyeberangan laut bila naik speed boat. Tapi Bali? Ah, membayangkannya saja saya sudah cukup bahagia apalagi berhasil membawa anak dan istri ke pulau para dewata ini.

Begitulah, berawal dari iseng ikut lomba giveaway yang diadakan oleh blog virustravelling.com milik bang Bobby Ertanto. Sungguh, saya benaran iseng kala mengikuti lomba “advice” untuk blog tersebut. Berharap jadi pemenangpun tidak berani. Mengingat yang ikut lomba tersebut begitu ramai. Tapi, mungkin, inilah yang dikatakan, Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpimu. Saya menjadi juara kedua dan berhak mendapatkan 1 voucher 2 malam di Berry Glee Hotel.

Ziyad, dan bundanya menjadi kegirangan. Saya? hanya duduk termangu memandang buku rekening. Ternyata isinya kosong. Duit dari mana? sedangkan ke Bali, sepertinya memang membutuhkan effort khusus. Terutama soal harga tiket Banda Aceh-Bali pulang pergi yang harganya cukup membeli kamera mirrorless.

Indonesia Rasa Luar Negeri, Bali
ini pesawat Raja Arab Saudi, Yups, kami sekampung, di Bali hehe
Tapi, ketika pesawat yang terbang dari Malaysia ini mendarat di Bali. Hanya tersenyum. Merasakan sebuah kebahagiaan tersendiri. Bukan hanya berhasil ke Bali, akan tetapi saya juga sudah dijemput oleh travel Qemana.com. Setiap kali ada yang bertanya mau ngapain ke Bali, mau main kemana saja di Bali, saya hanya menjawab, entahlah. Biarlah Qemana.com membawa saya dan keluarga kemanapun dia mau. (Inilah tempat-tempat wisata di Bali yang wajib kamu kunjungi)

Dua malam mendapatkan kamar di hotel bintang 4, nyaman untuk anak-anak karena ada kolam renang dan kids playgroundnya ( hotel ini akan saya review di lain kesempatan) ditambah keliling Bali bagian selatan bersama travel yang pemiliknya masih bang Bobby juga. Sepertinya menjadi sebuah kebahagian tersendiri. Mulai dari Tanah Lot, Monkey Forest Ubud, sampai ke Jungle Fish.

Indonesia Rasa Luar Negeri, Bali
Pantai Kuta, Bali

Pun, saya tak lupa meminta kepada pak sopir yang ganteng ini untuk mengajak saya keliling legian, pantai kuta, dan pura. Ada banyak cerita yang saya dapatkan. Terutama mengenai bagaimana adat dan budaya orang Bali yang selama ini hanya saya dengar dan baca dari media social. Ternyata, Bali itu…
Baca Juga : Loft Legian Hotel, Hunian Nyaman dan Murah di Legian Yang Sibuk
Luar biasa? No! Bali itu menurut saya, adalah sebuah tempat di negeri Indonesia ini yang rasanya seperti Luar negeri. Jalan Legian, seperti mirip dengan jalan yang ada di Phuket, Thailand. Pantai Kuta juga terlihat seperti beberapa pantai di luar negeri, dimana hampir sejauh mata memandang yang terlihat adalah wisatawan asing yang sedang ehem ehem.. (Aceh nggak ada gituan soalnya)..

Indonesia Rasa Luar Negeri, Bali
Yang Baper, mohon geser sebentar
Sepanjang jalan dari hotel ke kawasan pantai Kuta, kiri kanan jalan hampir setiap menit yang saya jumpai adalah mereka yang berkulit putih kemerah-merahan dan tentu saja tak pakai baju. Melainkan hanya ya itulah pokoknya.

Belum cukup sampai di situ. Saya dan istri sempat kaget ketika hendak membayar makanan yang harganya bikin dada ini kembang kempis. Sampai pada akhirnya, drama patah kartu atm pun terjadi. Hanya memaklumi, karena kemalasan saya mencari informasi mengenai Bali secara menyeluruh membuat saya terkaget-kaget. Kalau ternyata hampir semua destinasi wisata di Bali itu harga masuknya muahal..Harga makanannya hampir rata-rata menyesuaikan dengan daya beli para wisatawan luar negeri.

Indonesia Rasa Luar Negeri, Bali
inilah rombongan oma opa dari luar negeri 


Demi apa coba? saya jadi photografer langsung cetak 
Kalau dikampung saya, air putih biasa itu tinggal minta dan gratis, mau minum sampai beserpun tetap gratis. Maka beda halnya di Bali. Di sebuah restoran di sebuah mall, masih kawasan Kuta, Badung, Bali, saya hampir pingsan ketika melihat menu Air Putih satu gelasnya berharga 5000 rupiah! Mungkin bagi mereka yang sudah terbiasa dengan keadaan di Bali itu tak masalah. Tapi bagi saya yang dari kampong ini? Air putih dengan harga segitu membuat hati ini pilu.

Tapi, terlepas dari itu semua, saya angkat salut kepada sebuah provinsi yang-menurut saya-memiliki rasa Luar negeri tapi masih menjalankan adat istiadat mereka dengan cukup baik. Bahkan, di satu titik, saya menyimpulkan yang membuat Bali hebat dalam bidang pariwisatanya adalah kemampuan mereka mengelola budaya local menjadi sebuah hal yang begitu mahal serta mampu menarik para wisatawan luar negeri menjadikan Bali sebagai destinasi wisata.

Jadi, Bali itu masih Indonesia kan? He he he…
  1. Kenapa gak bawa air satu drum dari Aceh aja bang...
    Hahahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha janganlah sampai kek gitu kali

      Hapus
  2. mungkin saya pecinta Bali sejati ya. dan bali bagi saya adalah second home. Kalo perkiraan kamu di Bali semua mahal, kami mungkin keliru. banyak lho yang murah2.. bahkan sangat terjangkau.. penginapan seharga 100 ribu/malam ada. makanan seharga 15 rb ada, minumans eharga 1000 dan gratis ada.. semua ada kok... Mungkin kamu bisa melimpir ke blog saya dan bagaimana saya sering mengisahkan Bali dari sudut pandang beragam..

    Bali itu sangat terjangkau bagi siapa saja. Bukan untuk kalangan berduit dan juga para turis saja...

    Salam dan tahnak sudah mampir ke blog saya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya yah.. mungkin saya saja yang kurang jelajah yang lebih dalam..

      Hapus
  3. oiya.. saya justru bermimpi pengen ke WEH.. pengen bangettt..one day pasti kesana.. soalnya teman2 sudah kesana dan katanya INDAH..!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, langsung saja mas. Kalo memang mau ke WEh

      Hapus
    2. ayo dong ke aceh.. hahaha nanti kita lihat sama2 dimana yang indah :D

      Hapus
  4. Benar kata abang di atas, Bali itu sebenarnya yang murah pun banyak
    mungkin kamu emang kurang cari data Yud hihihihi

    harus diakui, Bali memang menang di soal pengelolaan wisata. bisa menyandingkan alam, budaya dan sejarah dengan pengorganisasian wisata moderen. ya gak heranlah kalau Bali tetap jadi destinasi nomor satu di Indonesia.

    tapi, di beberapa tempat saya juga merasa ada yang hilang dari Bali. keramahan lokal berganti dengan keramahan "berdasarkan uang". Anda datang bawa uang banyak, maka kami akan ramah. gak bisa dipukul rata sih, gak semua kayak gitu, tapi setidaknya adalah dan saya sialnya pernah ketemu dengan yang seperti itu.

    overall, selamat udah pernah datang ke Bali! hihihi
    selanjutnya tinggal ke lebih timur lagi, Lombok, Flores, Maluku dan Papua mungkin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Daeng, yudi memang kurang observasi soalnya pergi ke bali juga hanya untuk sekedar "bisa ke bali" aja hahaha

      insya Allah lndonesia timur menjadi target selanjutnya hihihi

      Hapus
  5. Bali merupakan pulau yg sangat indah !

    BalasHapus
  6. HI Hikayat Banda, tulisannya keren keren ya, baru sekarang sempat main main dan membaca tulisanmu Yud, dulu dulunya liat judul aja. pokoknya keren deh, tulisannya di selipkan kata kata lucu juga dan tentunya mempromosikan budaya indonesia khususnya Aceh

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai kak Zatin... finally... setelah lama, akhirnya masuk juga ya :D

      Hapus

Start typing and press Enter to search